Keajaiban Jengkol Untuk Kesehatan Tubuh


Aroma jengkol yang kebanyakan orang kurang suka ternyata banyak sekali manfaatnya. Manfaat jengkol belum diketahui oleh masyarakat umum, sangat sayang, padahal sayuran ini cukup ampuh untuk menjaga kesehatan tubuh. 

Jengkol menjadi salah satu makanan kesukaan masyarakat Indonesia karena teksturnya yang empuk bila dimasak dengan benar dan rasanya yang sangat khas. Jengkol sering dihidangkan sebagai lauk atau menu utama. Kini  masyarakat kita semakin kreatif, jengkol pun kini dapat diolah sebagai camilan, emping, kerupuk dan lain sebagainya. Aroma jengkol memiliki ciri khas yang tajam.Namun dibalik aroma yang khas dan tajam tersebut banyak memiliki manfaat bagi kesehatan tubuh. 

Manfaat jengkol bagi kesehatan sudah tidak diragukan lagi. Berikut  beberapa manfaat jengkol bagi kesehatan:

1. Zat Antioksidan bermanfaat menjaga kesehatan jantung

Seperti yang sudah disebutkan di atas bahwa jengkol memiliki banyak manfaat, jengkol mengandung zat antioksidan yang sangat baik untuk kesehatan tubuh. Demikian juga dengan kesehatan jantung. Toksin atau racun dalam tubuh akan sulit masuk ke dalam tubuh, khususnya jantung, berkat perlindungan yang diberikan oleh zat antioksidan ini. Segala sesuatu yang menghambat aliran darah dalam pembuluh darah juga akan hilang oleh zat yang terkandung pada jengkol. Aliran darah pun akan menjadi lebih lancar dan jantung pun akan berfungsi dengan baik dan optimal.

2. Pembentukan Jaringan Tubuh

Kandungan protein yang tinggi pada jengkol dapat membantu pembentukan jaringan dalam tubuh. Kandungan protein pada jengkol ternyata jauh lebih banyak bila dibandingkan dengan kandungan protein pada kacang hijau dan kacang keledai. Ini sangat penting bagi pembentukan jaringan dalam tubuh. Semakin baik kandungan protein maka semakin baik pula makanan itu bagi pembentukan jaringan tubuh.

3. Mencegah Tulang Keropos / Memperkuat tulang dan gigi

Selain zat besi dan protein, kandungan zat lain yang ada di dalam jengkol adalah kalsium dan fosfor. Dua zat ini adalah zat yang sangat penting bagi tubuh dalam memperkuat gigi dan mencegah tulang keropos(osteoporosis). Tulang kita akan semakin kuat jika kita banyak mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung kalsium seperti jengkol ini. Tentunya dengan porsi yang sesuai.

4. Mencegah Anemia

Jengkol juga kaya akan zat besi di mana zat besi ini sangat berperan untuk mencegah dan mengatasi kurangnya produksi sel-sel darah merah dalam tubuh. Zat besi dan protein akan berguna bagi pembentukan hemoglobin dan hemoglobin akan mengikat oksigen dalam darah. Anda pasti tahu bahwa bila tubuh kita kekurangan zat besi, maka produksi sel-sel darah merah akan berkurang. Akibatnya suplai oksigen dan zat-zat makanan yang dibutuhkan oleh seluruh sel dalam tubuh juga akan berkurang.
Efek dari kurangnya suplai oksigen dan zat-zat makanan  pada sel akan menurunkan fungsi/ kinerja sel. Tak heran jika seseorang mengalami kekurangan zat besi, ia akan terlihat lemas, mudah lelah, dan tidak bersemangat. Nah, bagi anda para wanita,  mengkonsumsi jengkol saat sedang menstruasi sangat dianjurkan agar tubuh anda tidak kekurangan zat besi akibat banyaknya darah menstruasi yang keluar tubuh.

5. Merampingkan perut


Jengkol juga dapat membantu merampingkan perut yang buncit. Kandungan serat yang tinggi dapat melancarkan BAB sehingga secara tidak langsung membuat perut langsing. Salah satu penyebab perut buncit pada seseorang adalah karena buang air besar yang tidak lancar dan tidak teratur.

6. Mengatasi penyakit jantung koroner

Jengkol merupakan bahan makanan yang bersifat diuretic (pembuangan urine menjadi lancar).  Pembuangan urine yang lancar sangat baik untuk para penderita penyakit jantung.

7. Basmi Radikal Bebas

Jengkol mengandung beberapa jenis vitamin seperti vitamin A, vitamin B1, vitamin B2, dan vitamin C. Vitamin A bermanfaat untuk menjaga kesehatan mata dan dapat meningkatkan ketajaman indera penglihatan. Vitamin A dan vitamin C juga berperan sebagai zat antioksidan. Manfaat antioksidan dikenal ampuh menangkal zat-zat radikal bebas penyebab penyakit kanker.

8. Mencegah diabetes

Hebatnya lagi, jengkol dapat mencegah timbulnya penyakit diabetes. Di dalam buah jengkol terdapat zat yang tidak ditemukan pada bahan-bahan makanan lainnya. Zat tersebut dinamakan zat asam jengkolat. Asam jengkolat ini berupa kristal-kristal yang tidak larut oleh air. Karena sifat diuretic inilah jengkol sangat tidak dianjurkan untuk dikonsumsi oleh anda para penderita gangguan ginjal. Dikhawatirkan ginjal tidak akan mampu menjadi filter bagi asam jengkolat pada buah jengkol. Akibat ginjal tidak mampu menyaring asam jengkolat adalah sulit berhentinya buang air kecil (anyang-anyangan).

9. Mengatasi masalah penyempitan pembuluh darah

Penderita penyakit jantung mengalami penyempitan pembuluh darah sehingga darah yang mengalir menuju jantung menjadi tidak lancar. Kandungan mineral pada jengkol ternyata dapat melebarkan pembuluh darah yang menyempit serta mencegah pembuluh darah menyempit kembali. Nah, agar khasiat jengkol menjadi optimal, sebaiknya anda tidak memasak jengkol terlalu matang (overcooked).

10. Mengatasi sembelit pada ibu hamil

Ibu hamil biasanya sering mengalami sembelit. Kandungan serat pada jengkol dapat mengatasi masalah sembelit. Dengan kata lain, serat pada jengkol membantu melancarkan pencernaan dan buang air besar. Namun tetap jangan terlalu banyak mengkonsumsi jengkol ya. Konsumsilah jengkol sesuai dengan jumlah yang dianjurkan.

11. Jengkol dapat menstabilkan organ-organ penting dalam tubuh

Organ-organ penting dalam tubuh akan berfungsi dengan baik dan stabil bila tubuh terpenuhi kebutuhan asam folat dan vitamin B6. Berbeda situasinya jika tubuh kekurangan asam folat dan vitamin B6. Tak heran jika ibu hamil juga disarankan untuk mengkonsumsi makanan yang kaya akan asam folat demi perkembangan janinnya. Salah satu contoh makanan yang kaya akan asam folat adalah jengkol. Namun sekali perlu diingat bahwa konsumsilah jengkol secukupnya saja. Jangan terlalu berlebihan karena konsumsi jengkol yang berlebihan akan kurang baik efeknya untuk organ ginjal. Kandungan asam folat pada jengkol juga dapat mencegah kecacatan bawaan pada bayi.

11. Mengontrol kadar gula darah

Manfaat lainnya dari buah jengkol adalah dapat mengontrol kadar gula darah sehingga sangat baik untuk dikonsumsi oleh anda para penderita diabetes. Jengkol mengandung zat gula yang ‘bersahabat’ dengan para penderita diabetes. Zat gula pada jengkol merupakan zat gula yang paling mudah diurai sehingga aman untuk penderita diabetes.

Berbeda dengan zat gula pada bahan makanan lainnya seperti makanan-makanan yang mengandung karbohidrat. Zat gula yang mudah terurai pada jengkol ini kemudian akan diubah menjadi energi oleh tubuh. Alhasil, stamina tubuh pun akan meningkat. Proses penguraian zat gula yang sempurna tidak akan menimbulkan timbunan  gula darah di dalam tubuh.

Kontra indikasi Jengkol

Tapi ingat ya bagi anda penderita gangguan organ ginjal, sebaiknya tidak mengkonsumsi jengkol karena akan semakin memperburuk kondisi organ ginjal anda. Mengkonsumsi jengkol pun perlu dibatasi, yaitu hanya 3 hingga 10 gram saja per hari. Porsi ini adalah takaran yang pas untuk anda yang ingin tetap sehat meski mengkonsumsi jengkol setiap hari
Semoga informasi seputar manfaat jengkol bagi kesehatan ini bermanfaat untuk anda para pembaca.

Pastikan anda menjaga kesehatan tubuh anda dengan cara memperhatikan asupan nutrisi anda serta jangan lupa lakukan olah raga secara teratur. Anda harus selektif dalam mengkonsumsi makanan. Meski jengkol identik sebagai makanan biasa, ternyata memiliki manfaat yang luar biasa bagi kesehatan.

Related Posts:

0 Response to "Keajaiban Jengkol Untuk Kesehatan Tubuh"

Posting Komentar